Jumat, 29 Juli 2011

Fun Trip Jakarta - Bandung with The Second Family Part 1

Backpacker….
Pasti anda pernah dengar kata  tersebut. Yachhh baru - baru ini aku ma Best friends sekaligus The Second Family baru saja melakukan Backpacker ke Jakarta – Bandung. Begini awal mu;la kami berangkat, Du;lu waktu aku masih semester 3 ya 2 tahun yang lalu, jaman aku masih muda penah berencana untuk pergi jalan2 ke Kebumen, Tegal, Brebes ke rumah kawan kami naek motor. Rencana waktu itu tidak dapat terlaksana karena 2 kawanku tidak diberi ijin oleh kedua orangtuanya. Akhirnya acara dibatalkan dan diganti liburan ke Kaliurang.
Yaaaaaaccccchh selang 2 tahun, kami berencana untuk backpackeran lagi melaksanakan rencana kami yang tertunda dulu. Rencana itu pun tidak sengaja ketika kami semua ngumpul acara ultah salah satu kawan kami, Lisa Puspita. Karena kami sudah hampir semua lulus, kami berencana membuat sebuah kenang2an dengan pergi liburan bareng. Setelah berdebat dengan  alot sampai sore (pas ngomonginnya pas sore2 juga) akhirnya kita memutuskan buat pergi ke Jakarta. Kita berangkat setelah klawan kami, Anggit Masri Mutsani pendadaran S1 nya. Mendekati hari H, 2 kawanku yang sama dengan 2 tahun lalu tidak diijinkan oleh kedua orangtunya, dan 1 kawanku harus pulang karena ibunya sakit.Terpaksa dech gak ikut.~_~
Yang berangkatpun Cuma 5 orang. Sehari sebelum keberangkatan salah satu kawanku usul kalo tripnya sekalian ke Bandung. Yeeehaa, 2 kota sekaligus. Gak kebayang capeknya.(hihiihiihhiii seru juga kok).
            19 Juli 2011 kami berangkat ke Jakarta. Kereta berangkat jam 16.45, kami berangkat dari kost kawan kami jam 16.30, gak kebayangkan gimana ngebut kita, dan alhasil kami ketinggalan kereta. Haaayhaaaay…. Seorang kawanku bilang, “gimana mau pulang atau mau naek kereta selanjutnya”. Temenku yang lain pun bertanya “ Bayar gak kalo kereta selanjutnya “, Temenku yang tadipun jawab “ Pake tiket ini bisa.Tapi kemungkinan berdiri.” Kami semua pun setuju. Toh kita semua udah  berangkat dan udah cerita ke orang rumah kalo mau pergi masa gak jadi.Malu dong….. Kereta selajutnya berangkat jam 18.00 masih ada waktu sejam, kami bingung ngapain nunggu sejam disana. Kamipun foto2 disana. Narsis2 ria. Jeprat jepret suara kamera sampai magrib datang.Adzan Magrib mengundang kami bergegas sholat.
            Selesai sholat, kereta datang.Kami naek kereta. Benar kata temenku  Ahmad Sururi Ngafif kami gak dapat tempat duduk. Kami terpaksa berdiri. Baru 5 menit aku berdiri sudah disuruh duduk. Aq dicariin tempat duduk oleh kawanku. Thanks ya bro.Gak bayangin berdiri sampai Jakarta. 10 menit kemudian ada kursi kosong lagi. Setelah itu anggit yang duduk. Lisa masih ingin menikmati berdiri. Selang 2 jam kemudian Lisa dah gak kuat berdiri. Bukan gak kuat tapi lebih ke risi karena berdiri yang dilewatin oleh2 banyak orang terutama laki2.Akhirnya Ruri mencarikan tempat duduk buat Lisa di Restori kereta Api. Mereka harus makan.
Selang beberapa menit kemudian Haryoko dipanggil Ruri untuk ikut duduk di ruang restorasi.Kami berlima pun dapat tempat duduk.Perjalanan masih jauh. Ditengah2 perjalanan tepatnya di stasiun Prupuk Brebes keretanya berhenti, Ada masalah dengan gerbongnya. Kami harus nunggu. Kami keluar kereta dan menyempatkan diri untuk sholat Isya. Setelah nunggu kereta lanjut lagi. Ehmmmm harusnya jam 04.30 sudah nyampe jakarta, jam 07.45 kereta baru merapat ke Stasiun Tanah Abang.Emmm ngaret.  Pertama rusak, kedua kereta berhenti2 untuk disalip kereta bisnis dan eksekutif.Maklum ini kereta ekonomi. Well, perjalanannya sangat seru. Punya pengalaman naek kereta ekonomi. Hiiihihihihihi. Kalo ortuku tahu pasti dimarahi. Dari Jakarta perjalanan dilanjutkan. Ehmmm sabar…. Sabar….. ceritanya tunggu di part two yach….

Senin, 11 Juli 2011

Pertama kali dengar kata Pendadaran aneh, terus pas diceritain itu apa dalam sekejab langsung ngerjit dahi.Dalam diriku ada rasa takut.Pada dasarnya aku tidak pernah berani untuk presentasi.Pertama kali denger kata pendadaran sewktu aku masih duduk di bangku smp, waktu kakakq mau ujian sidang skripsinya. Waktu itu aku masih belum pernah berani untuk presentasi ataupun ikut debat ketika ada diskusi kelompok. Malah aku cenderung menghindar. Sampai kuliah smester 4 awal aku masih belum berani.Sewaktu jadi assisten parktikum pun sering menghindar untuk memberikan materi, lebih suka keliling. Ketakutanku akan sebuah kesalahn yang berunjung hal yang tak enaklah yang membuatku takut untuk melakukan dan mencoba. Takut diketawain. Dan setelah keinginan untuk belajar mengalahkan ketakutanku aku sadar bahawa gak ada yang salah dari yang kita ucapkan. Orang akan memaklumi dan sebuah kesalahan bukan suatu kehancuran namun awal dari keberhasilan.
Contohnya ya pas kemarin aku pendadaran skripsi, aku dapat mengalahkan ketakutanku. Grogiku ilang. Saran dari kawan saya lakukan dan hasilanya waw... nilainya memuaskan. Sebelum pendadaran aku melakukan latihan presentasi selama hampir 1 bulan, belajar naskah, program, coding dan query selama sebulan. dan detik detik terakhir masih belajar. Materi yang ku pelajari dah ada dan ketika presentasi dan tanya jawab alhamdulilah dapat menjawab dengan baik. Selain belajar aq juga melakukan  puasa dan sholat sunnah. Selain itu aku juga mengikuti saran sahabat saya ketika memasuki ruangan untuk belajar presentasi dulu untuk menyesuaikan dengan ruangan. Dan Saranya manjur. Aq gak grogi lagi. dikit dikit ilang.
nah itu pengalamanku waktu pendadaran. Ndak ada salah untuk apa yang kita lakukan.Tetaplah untuk belajar dan mencoba. Orang akan menghargai usaha kalian.Keep Smile ^^,

Kamis, 30 Juni 2011

huaaaaa......

berdebar2....
begitu banyak pertanyaan dalam benakku.....
smoga allah memberi kemudahan untukku.Amin

Jumat, 24 Juni 2011

Ngirit

Bulan juni udah masuk akhir bulan. Uang bulanan sudah menipis.Hanya cukup buat makan selama seminggu dengan memasak.Tiba2 gas kost habis,pada kelimpungan untuk masak. Uang dah nipis, beras habis, dan banyak sayur mentah yang belum dimasak.Ohhhh tidak harus bagaimana. Gas belum dibeli karena uang belum ngumpul semua. Ngalamat ngepet beras,dan beli sayur buat sehari. Jagain uang buat yang lain2....

Rabu, 01 Juni 2011

CurColl

well ketika gue deger lagu kenangan terindah by Samsons gue langsung inget seorang teman sma. Jaman lagu ini booming gue ndak suka lagu ini. jaman itu  dia sering nyanyiin lagu akhirnya mau gak mau gue jadi suka.Gue gak gak tahu kabarnyanya dia lagi. Sejak dia ada masalah dengan keluarganya dan keluar dari sekolah gue  dah gak  pernah kontak lagi sama dya. Dya teman sebangku gue, karena ndak ada yang mau duduk  ma dia. Kasihan inget dulu. Dia dijahuin dan karena aku deket sama dia aku juga ikut gak disukain. Sifat kekanak kekanakan teman2 gue waktu itu memang sangat kental. Masih benci hanya karena sesuatu. Dia sering dihina juga hanya karena dia gak cantik.Kejamnya dunia saat itu....
Setelah gue kuliah gue ketemu orang orang yang tidak menganggap itu penting untuk berteman, hal ini buat gue benci. Well, karena diskriminasi itulah buat gue gak berani berteman. Takut dianggap remeh. Gak pede dengan hidup gue. Takut apa yang gue lakuin salah.
Dalam lingkungan gue, gue sering dianggap bodoh dan salah yang gak bisa ngelakuin apa2, hanya gara2 kalo ngelakuin sesuatu gak cepat dan benar. Mereka nge Judge yang gak tepat. Benci iya.amat benci dengan smua itu. Karena saat ini untuk menghilangkannya sangat sangat sulit. 18 tahun diperlakukan seperti itu.

Tes.. tes.... air mata gue pasti langsung mengalir inget semua ini.Walau gue galak, gue juga cengeng. Dengan dibentak otakku langsung tidak dapat bekerja, dan gue gak dapat membantah semuanya.
kayak sekolah ini, untuk mempertahankan kuliah di sastra aja gue gak sanggup ketika orang tua + mbak yu gue yang paling galak sedunia matahin pendapatku dengan bentakannya. Mau gak mau gue harus masuk jurusan pilihannya yang ternyata amat sangat sulit untuk ku ikuti. Gue lari dari masalah gue dengan ikut organisasi. disini gue gak perlu mikirin masalah gue.

Sampai saat ini mereka gak pernah tahu kalo gue itu paling gak bisa dibentak. Gue mencoba terima bila nasib kerja gue dengan masa depan cintaku gue mereka tentukan. Asal satu hal calon gue bukan orang suka bentak gue dan nampar gue. Toh juga sampai saat ini belum ada yang tertarik sama gue.
 
Dari  apa yang telah gue rasakin gue gak mau anak gue kayak gitu. Andai dia mendapat cercaan dari temannya gue harus ada buat si kecil. gue maw jadi ibu yng dekat anak2 gue. dan punya suami yang dekat dan sayang keluarganya. Tahu bagaimana menghadapi si anak. tidak menyalahkan kesalahan yang dilakukan dan mengungkit dan mengungkitnya lagi. itu doktrin yang pelan2 membunuh, membunuh karakater dan itu lebih kejam daripade membunuh menghilangkan nyawa seseorang,.
gue gak mau rasakin anak gue ikut rasakan. hidup harus labih baik dari kemarin.